Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui apabila hendak menggunakan obat obtan herbal...
1. Herbal
merupakan terapi promotif (meningkatkan kualitas kesehatan) dan preventif
(pencegahan penyakit).
Sedangkan
pengobatan modern lebih berfokus kepada kuratif (pengobatan penyakit/gejala
sakit)
Dua duanya
sama baiknya dan harus dipergunakan sesuai kebutuhan pasien.
Terkadang
banyak orang terlalu anti herbal sebaliknya ada juga yang terlalu pro herbal
sehingga tidak mau mengkombinasikan keduanya. Padahal dalam banyak kasus,
terutama penyakit tahap akhir butuh pengobatan modern karena untuk
menghilangkan gejala kesakitannya, baru kemudian dilanjutkan dengan terapi
herbal untuk promotif dan preventifnya.
2. Obat
obatan herbal responnya terhadap pasien bersifat individual, jadi misalnya satu
obat herbal cocok dan ampuh buat seorang pasien, belum tentu cocok buat pasien
lain.
Ini yang
menyebabkan terapi herbal susah distandarisasi untuk terapi publik, cocok untuk
terapi individual atau kelompok kecil dibawah pengawasan herbalis yang ahli.
3. Obat
obatan herbal karena sifatnya yang preventif dan promotif umumnya bereaksi
lama, ada yang mingguan bahkan bulanan sampai menunjukkan khasiatnya. Ini yang
membuat herbalis dan pasien kadang tidak sabar.
Belum lagi
ternyata kadang setelah lama terapi, ternyata memang tidak cocok pasiennya jadi
tidak ada reaksi khasiat yang diharapkan.
Kesabaran
dan ketelatenan mencari dan mencoba obat herbal yang cocok dengan pasien dan
penyakit pasien menjadi kuncinya.
4. Ditambah
lagi herbal itu sangat banyak macamnya untuk satu jenis khasiat, misalnya untuk
anti kanker ada daun sirsak, sarang semut, bawang putih, keladi putih dll.
Menentukan yang cocok buat pasien tertentu dengan kanker tertentu juga butuh
test dan trial.
Demikian juga
herbal diabetes, herbal jantung dsb banyak sekali jenisnya.
Jam terbang
herbalis menjadi sangat penting, pengalaman mengobati banyak pasien yang
berhasil dengan database yang terdokumentasi dengan baik menjadi penting.
5. Sifat
herbal yang lebih promotif dan preventif lebih cocok untuk penyakit penyakit
yang sifatnya kronis. Untuk penyakit penyakit akut misalnya pusing, demam
tinggi mendadak, mencret mencret mendadak, maag dan semacamnua lebih tepat
memakai obat modern supaya lekas sembuh gejalanya dan tidak mengganggu
produktivitas.
Setelah
sembuh gejalanya, barulah herbal masuk untuk mengobati akar penyakitnya.
6. Baik
pengobatan modern maupun pengobatan herbal adalah ikhtiar rasional dalam
menyembuhkan penyakit, jangan lupakan juga ikhtiyar lainnya dalam bentuk doa,
sedekah, istighfar dan sejenisnya. Sama sama penting dan sama sama ampuhnya.
